PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) melakukan kewajiban pembayaran utang tahap kedua kepada seluruh kreditur senilai Rp76,97 miliar. Pembayaran utang tersebut melalui melalui cash flow available for debt service (CFADS) tepat 6 bulan setelah pembayaran CFADS tahap pertama pada bulan Maret 2023. “Pada pembayaran CFADS tahap kedua ini, kami telah melakukan pembayaran kepada kreditur dengan nilai total Rp 76,97 miliar,” kata Director of Finance & Risk Management WSBP, Asep Mudzakir dalam keterangannya, Rabu (27/9/2023).
Adapun pembayaran utang tahap kedua yang dilakukan yaitu pembayaran kepada seluruh vendor (kreditur dagang) yang terdaftar dalam PKPU dengan nilai total Rp36,67 miliar, pembayaran bunga kreditur finansial (perbankan) sebesar Rp37,03 miliar. Pembayaran kupon Obligasi Waskita Beton Precast I & II Tahun 2022 dengan total Rp3,27 miliar. Asep menjelaskan, pembayaran tahap kedua dilaksanakan sesuai waktu yang telah disepakati ini menjadi bukti bahwa kondisi keuangan WSBP paska restrukturisasi dalam keadaan yang lebih sehat.
Ia menyebut, WSBP akan terus berkomitmen menjaga ketepatan waktu pembayaran CFADS kepada seluruh kreditur sesuai dengan Perjanjian Perdamaian. Jelang PSIM Yogyakarta vs Semen Padang FC, LIB dan Suporter Tanam Pohon di Monumen PSSI SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming PSIM Yogyakarta vs Semen Padang FC, Live Indosiar
Babak I PSIM Imbang 0 0 Kontra Semen Padang FC, Tuan Rumah Bermain dengan 10 Orang Sejak Menit 14 Mujur Banget! Pria Indonesia Jadi Figuran di Drakor A Shop For Killers, Syuting Bareng Lee Dong Wook Danny Pomanto Peluang Calon Gubernur Versi PPP, Andi Sudirman Raih Survei Tertinggi
Susunan Pemain PSIM vs Semen Padang, Uji Jitu Strategi Kas Hartadi versus Delfiadri, Live Liga 2 Ivan Gunawan Akhirnya Kembali ke Brownis, Ini Sebab Balik di Acara Ayu Ting Ting dan Ruben Onsu Cs Bu Kades Ngamuk Ayam Rp4,5 Juta Dicuri, Mbah Suyatno Tempuh Jalur Hukum: Diberi Rp1 M Pun Tak Kuakui Halaman 4
“Untuk pembayaran CFADS tahap selanjutnya akan dilakukan pada 6 bulan selanjutnya tepatnya 25 Maret 2024,” ujar Asep. Untuk mendukung komitmen tersebut, kata Asep, WSBP mengimplementasikan program transformasi bisnis yang berorientasi pada operational excellence melalui optimalisasi produksi pada beberapa plant precast terbesar milik WSBP. "Lalu memaksimalkan suplai material dari 2 quarry yang dimiliki perusahaan, dan meningkatkan produktifitas batching plant untuk menjangkau pasar yang lebih luas," tuturnya.
Ke depannya, WSBP optimis dan menargetkan kinerja perusahaan akan terus meningkat di tahun 2023 serta di tahun tahun selanjutnya, di antaranya menargetkan pertumbuhan nilai kontrak baru dan pendapatan usaha secara berkelanjutan.
+ There are no comments
Add yours